Kebutuhan pendidikan bukan hanya milik anak-anak, orangtua
juga membutuhkan masukan atau ilmu pengetahuan dalam mengasuh anak-anak di
keluarganya. Karena kebutuhan inilah Sekolah Alam Cikeas memfasilitasi para
orangtua yang ingin belajar dalam kelas parenting.
Parenting class dilakukan 1 bulan sekali dengan kegiatan
workshop bersama pakar parenting Ibu
Elly Risman. Di kegiatan perdana tema yang dibicarakan adalah “Hindarkan Anak Anda dari Kejahatan
Seksual, Seks Dini dan Seks Suka Sama Suka”.
Dalam kelas ini dijelaskan tentang data-data kejahatan
seksual, seks dini dan seks suka sama suka yang terjadi di 33 provinsi di
Indonesia. Sebagai orangtua kita diajak untuk “melek” bahwa lingkungan disekitar
kita tidak seaman yang kita kira. Kita harus ekstra perhatian, dan selalu
tanggap dengan setiap perubahan yang terjadi pada buah hati kita. Caranya:
kenali bahasa tubuh anak, tanya perasaannya, berikan empati Anda.
Kenalkan pula pada anak tentang 3 sentuhan:
1. Sentuhan wajar; Dari atas bahu menuju kepala
2. Sentuhan membingungkan; Dari pundak hingga bawah
bahu
3. Sentuhan membahayakan; Dari bawah bahu hingga
atas lutut
Generasi di Indonesia saat ini terpapar pornografi, dimana
dampaknya sangat mengerikan:
-
Anak & remaja memiliki perpustakaan porno
yang dapat diakses kapan saja, dimana saja.
-
Merusak otak, sehingga mereka tidak bisa
berfikir dengan baik.
-
Merangsang untuk tindakan asusila.
Orangtua saat ini harus:
-
Dekat dengan anak
-
Bangun komunikasi positif diantara anggota
keluarga
-
Didik “sendiri” anak Anda
-
Bekali pengetahuan & praktek agama
-
Kembangkan cara berfikir kritis & buat anak
merasa berhaga
-
Ajarkan anak untuk Bijak menggunakan teknologi
-
Bekali kemampuan memilih teman
-
Dampingi dan bekali persiapan menjelang baligh
-
Perlu tidaknya pacaran
-
Bagaimana menjaga diri terhadap segala
kemungkinan ancaman, bahaya , pelecehan, perkosaan, dan pembunuhan.
Dual parenting menjadi solusi yang tepat, sebab kekompakan Ayah
dan Bunda dalam mengasuh anak berpengaruh besar terhadap perkembangan anak
sehari-hari. Ayah Bunda harus seiya sekata agar anak memiliki acuan yang jelas
untuk bertindak dan berperilaku.