Guru bukan hanya mengajar tapi mendidik. Relevansi dari
pernyataan tersebut adalah guru bukan hanya bicara tapi mampu menjadi
teladan. Inilah mengapa setiap tahun Sekolah Alam Cikeas (SAC) selalu membekali semua gurunya dengan
berbagai pelatihan. Salah satunya adalah pelatihan outbound. Dalam pelatihan
ini guru ikut melakukan dan merasakan kegiatan
yang siswanya lakukan saat kegiatan outbound. Bagaimana menumbuhkan kepercayaan
diri, mau mencoba, mengalahkan rasa takut serta menjadi pemimpin kelompok. Kegiatan
outbound guru kali ini meliputi permainan team building, instalasi outbound dan
fire fighting.
a. Blind run
Setiap kelompok harus berlari bersama dengan mata tertutup menuju sebuah tempat hanya dengan mendengarkan
instruksi dari pemimpin kelompok. Permainan team building kali ini mengasah
kemampuan untuk berstrategi, sabar, kerjasama, yang paling penting adalah
tenggang rasa dan menerima kekalahan.
Instalasi outbound terdiri dari 3 instalasi, yakni trust fall, falling free, Elvis bridge,
raffling.
b. Trust fall
Seseorang membalikkan badan dan menjatuhkan diri ke sebuah jaring
yang dibentangkan oleh teman-teman kelompoknya. Manajemen dalam kelompok,
saling percaya dan bertanggung jawab antar anggota kelompok diasah dalam
permainan ini. Bagi orang-orang yang tidak yakin dengan kemampun dirinya dan
tidak percaya dengan temannya trust fall
ini sangat sulit dan menakutkan.
c. Falling free
Pada instalasi ini, kita cukup menaiki tangga bambu yang mirip
dengan tangga darurat pada sebuah helicopter. Setelah mampu memanjat sampai atas tangga,
lalu turun perlahan dengan melepaskan tangan dari tangga dan memegang tali yang
ada di badan. Kepercayaan diri sangat dibutuhkan, stamina tidak dipungkiri
sangat menunjang kita melakukan aktivitas ini. Saling percaya dengan teman dan
pastinya safety setiap kegiatan
diutamakan. Peralatan seperti tali, sarung tangan, helm, pemakaian webbing atau harness yang benar dan sesuai prosedur mendukung lancarnya kegiatan
ini.
d. Elvis/ Bamboo bridge
Berjalan diatas titian bamboo yang berada di ketinggian 3
meter cukup menguji nyali. Masalahnya bambu dibuat menjadi tiga bagian, peserta
harus berjalan pada bambu pertama lalu melangkah menyeberangi bambu kedua dan
ketiga. Karena bambu tersebut terpisah maka kita akan bergoyang-goyang ala Elvis
sang penyanyi legendaris.
e.Raffling dari menara setinggi tujuh meter
Naik keatas tower setinggi tujuh meter dan menuruninya
melalui tali atau papan titian dengan bergelantung di tali. Peserta bisa
menguji adrenalin lebih dengan melakukan posisi terbalik (kepala dibawah kaki
diatas. Lagi-lagi kepercayaan diri dan kepercayaan kepada teman sangatlah
dibutuhkan.
f. Fire fighting menggunakan karung basah dan APAR
Setiap orang ditantang untuk memadamkan api menggunakan
karung basah dan APAR. Safety dan teknik saat melakukan hal tersebut menjadi
poin utama suksesnya hal tersebut. Kegiatan ini bertujuan membekali guru dengan
kemampuan memadamkan api dan tidak panik saat melihat api.
Guru menjadi garda terdepan bagi proses pendidikan siswa. Semua
hal yang dilakukan pada pelatihan outbound kali ini untuk meningkatkan
kompetensi pribadi guru Sekolah Alam Cikeas. Mengingat banyaknya kegiatan
outdoor seperti Outcamp dan Project
Based Learning, maka skill ini menjadi poin penting penilaian bagi guru Sekolah
Alam Cikeas.







