Contact Form

 

Sekolah Alam Cikeas, Sekolah Yang Menyenangkan Bag. 2



Dalam tulisan lalu ada dua contoh cara berdialog dengan anak-anak usia taman kanak-kanak, yakni:
1.       Dialog yang menarik perhatian anak,
2.       Dialog yang membatu menanamkan rasa percaya diri anak,

Kali ini akan diberikan contoh dialog yang membuat anak merasakan cinta dan kasih sayang. Kejadian seperti ini mungkin sering terjadi di sekolah, namun komunikasi yang menyenangkan dan menenangkan akan memberikan efek yang sangat berbeda bagi siswa.

Berikut ini contoh ketika siswa jatuh saat bermain dan meminta pertolongan guru kelas;
Siswa:   Ibuuuu… sakit
Guru:    Oh, Ani sakit?
Siswa:   Iya bu, Ani tadi jatuh waktu main bola.
Guru:    Ibu bisa bantu apa supaya sakit Ani hilang?
Siswa:   Diobati bu, Ani sakit.
Guru:    Baiklah, Ibu merasakan kalau Ani sakit, Ibu obati Ani ya.
Siswa:   Iya bu.
Guru:    Karena Ibu sayang Ani, Ibu obati luka Ani supaya lekas sembuh ya
Siswa:   Iya bu, terima kasih. Ani juga sayang Bu Guru.

Komunikasi dengan cara yang benar dari guru dapat menjadi obat yang mujarab bagi siswa. Bisa jadi rasa sakitnya akan hilang dengan segera. Komunikasi dengan cara dialog ini yang selalu kami coba terapkan di Sekolah Alam Cikeas, kami berharap siswa senang, dekat dengan guru dan selalu semangat ke sekolah. Rasa cinta dimulai dari komunikasi yang tepat, itulah sebabnya hati anak-anak yang tulus akan mudah mencintai ketika orang-orang disekelilingnya juga mencintainya. (MG)


Total comment

Author

Unknown

Sekolah Alam Cikeas, Sekolah Yang Menyenangkan



Sebagai tempat belajar, sekolah diharapkan menjadi rumah kedua bagi anak-anak sehingga mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sehat baik fisik maupun mentalnya. Untuk itulah selain pandai dalam akademis seorang guru harus memiliki keahlian dalam berkomunikasi. 
Komunikasi menjadi jembatan penting agar informasi yang disampaikan guru dapat diterima dan dimengerti oleh siswa. Sekolah Alam Cikeas mencoba mengaplikasikan cara berkomunikasi yang efektif dan menyenangkan untuk anak. Hal ini sejalan dengan isi buku yang berjudul Seni Dialog dengan Anak karangan DR. Sa’ad Riyadh.

Berikut beberapa kriteria dialog yang baik untuk anak pada fase Taman Kanak Kanak di buku tersebut yang juga diterapkan di Sekolah Alam Cikeas:

1.  Dialog yang menarik perhatian anak,

Contoh : Hal ini dilakukan saat siswa bertanya tentang aturan kelas.
Ali           : Bu Guru kalau di dalam kelas kita berjalan ya bu ga boleh berlari, memang kenapa?
Guru      : Iya hebat sekali Ali sudah tahu, kalau didalam kelas kita harus berjalan perlahan. Coba sekarang Ali hentakkan kakinya dilantai.
Ali           : Bunyi bu, berisik. Kok bisa bunyi berisik ya bu?
Guru      : Nah seperti itu, kelas kita terbuat dari kayu. Jika dihentakkan akan berbunyi. Apabila Ali atau teman-teman berlari dikelas maka akan berbunyi, semakin banyak yang berlari maka bunyi suaranya akan semakin keras. Coba Ali dengar baik-baik?
Ali           : Iya bu, bunyinya keras. Aduh berisik bu.
Guru      : Rasanya nyaman atau tidak di telinga Ali jika berisik?
Ali           : Tidak bu, tidak enak.
Guru      : Ali merasa terganggu?
Ali           : Iya bu.
Guru      : Jadi Ali sudah tahu alasannya kenapa kalau dikelas kita diminta berjalan perlahan?
Ali           : Sudah bu, suara berisik tidak enak didengar, mengganggu bu.
Guru      : Bagus sekali Ali, karena kelas kita terbuat dari kayu akan mudah berbunyi dan tidak nyaman jika didengar. Itu mengganggu kelas lain. Terima kasih ya Ali sudah mengingatkan Ibu hari ini.

      2. Dialog yang membantu menanamkan rasa percaya diri anak,
Contoh : Dilakukan saat siswa menunjukkan hasil kerjanya kepada guru
Ali           : Bu lihat, aku bisa gambar ini.
Guru      : Wah bagus sekali gambar Ali.
Ali           : Ini gambar pesawat terbang ada baling-baling sama pilot sama penumpangnya bu
Guru      : Hebat ya Ali, gambarnya bagus sekali. Ibu yakin gambar Ali akan semakin bagus jika Ali rajin berlatih menggambar.
Ali           : Iya dong bu, nanti Ali akan rajin menggambar supaya semakin bagus.

Itulah contoh cara berkomunikasi yang coba dilakukan oleh para guru di Sekolah Alam Cikeas. Masih ada beberapa kategori dialog lagi, seperti:
3.       Dialog yang membuat anak merasakan cinta dan kasih sayang
4.       Dialog untuk memberi dukungan moral kepada anak
5.       Dialog untuk memuji dan member motivasi
6.       Dialog untuk menumbuhkan keahlian atau kemampuan
7.       Dialog untuk menumbuhkan kecerdasan emosional
Aplikasi dari masing-masing kategori akan dibahas dalam tulisan selanjutnya. (MG)

Total comment

Author

Unknown

Profil Kelas SD-1 Fu

Profil kelas SD-1 Fu
Profil kelas SD-1 Fu
 “Fu Class” punya cerita.


”Bu aku senang sekolah disini, aku senang bermain di playground, aku juga senang dengan guru-gurunya, disini aku puas bermain”
Kata-kata itu terlontar oleh Acha saat kami semua bersiap mengikuti berabagai kegiatan perlombaan tujuh belasan di sekolah kami, Sekolah Alam Cikeas.

Perkenalkan, FU adalah nama kelas kami, 25 orang yang ada di kelas kami adalah anak anak yang unik dan kreatif. bagaimana tidak, mereka dengan semua kerakter dan kecerdasan nya, mengisi kelas ini, kelas yang sering kali di panggil oleh bu Tria dan bu Nova dengan panggilan FU class, terutama saat memanggil kami yang tengah asyik bermain di playground. Bagi kami waktu bermain di playground selalu saja terasa sebentar dan tak lama bermain bu Tria dan bu Nova akan memanggil kami dengan yel yel fu class time is up..” wah rasanya kami ingin sekali berlama lama bermain, apa boleh buat kami harus kembali ke kelas.

FU, nama yang singkat dan juga unik. Nama ini di ambil dari alat alat music traditional yang ada di Maluku utara. Teman- teman, pernahkah kalian mendengar namanya? alat musk ini terbuat dari kerang ukuran besar, biasanya di gunakan untuk memanggil dan mengumpulkan masyarakat, cara menggunakan nya dengan cara di tiup dan bunyinya, "fuu.. ."

Kelas kami selalu ramai setiap hari, karena di kelas ini kami tidak hanya belajar bersama, tapi juga bermain dan banyak hal yang kami lakukan, seperti outbound, game dan bernyanyi bersama.

Teman teman, sebelum memulai kelas, biasanya kami berkumpul membentuk lingkaran besar, berdoa dan membaca nilai siswa bersama-sama. Kami juga berbagi cerita atau bertepuk tangan gembira, kegiatan ini dinamakan Morning Talk. Ada  13 nilai siswa yang kami ulang tiap pagi lho teman-teman, biasanya akan di pimpin oleh bu Tria dan bu Nova langsung.

Nilai siswa sekolah alam cikeas itu 1. takwa kepada tuhan yang maha esa, 2. jujur 3. tauladan yang baik, 4. tekun belajar dan cerdas 5. bersyukur, 6. mandiri dan inisiatif, 7.ikhlas berbagi dan memberi manfaat 8. empati  9. peduli lingkungan, 10. berani dan bertanggung jawab, 11. kreatif dan inovatif 12. disiplin 13. cinta tanah air.

Setelah kegiatan morning talk, barulah kami belajar, asyik sekali kegiatan belajar kami  selalu ada gamenya lho teman-teman, kemudian kami melanjutkan dengan makan siang dan sholat dhuhur bersama sebelum kami bersiap-siap pulang dan kembali besok pagi ke sekolah.

Begitulah teman-teman kegiatan harian yang ada di kelas Fu. Semua siswa di kelas ini berjumlah 25 orang.  Ada Suto, Arkan, Acha, Hakim, Lintang, Kalin, Anindya, Kamila, Kayana, Azkanio, Rayan, Fatan, Ahmad, Syafanya, Andina, Naya, Ballo, Aida, Aisha, Aqeela, Devo, Adit,  Farrel, Ryuki, Dan Fadhil setiap hari kegiatan di kelas Fu.


Bu Tria dan Bu Nova

Lokasi:

Sekolah Alam Cikeas, Nagrak, Gunung Putri, Bogor, West Java 16966, Indonesia

view large map

Total comment

Author

Unknown
Profil SD5 Bonang

Hello! Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Here we are …. The lovely students from the lovely class…. Bonang Class… it’s the name of our class, the place where we play, sing, learn, and create the beautiful story for our life together. There are 24 students in our class who each of us has unique character, some creative, some attractive, some quite and many more… 

Here are the names of us: Ale, Alqish, Dian, Atha, BK, Bintang, Alma, Gyan, Jenny, Karina, Raeka, Angga, Daffa, Farrel, Nadzim, Raihan, Rizqi, Shafa, Rafa, Fino, Rizky, Sabda, Silky and Saabie.

Do you know what the meaning of our class? Bonang is one of music instrument from Java Island..it’s part of gamelan, the group of java music instruments. We’re sure you’ll like the beautiful sound of it. Many years ago there is a Sunan (the man who spread islam in Java Island) who used this instrument for spreading Islamic education, who now is known as Sunan Bonang. We hope someday we can be like him insyaAllah.

Oke that’s all for our introduction…just wait for our other activities stories oke…

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.



Lokasi:

Sekolah Alam Cikeas, Nagrak, Gunung Putri, Bogor, West Java 16966, Indonesia

view large map

Total comment

Author

Unknown