Dalam tulisan lalu ada dua contoh cara berdialog dengan
anak-anak usia taman kanak-kanak, yakni:
1.
Dialog yang menarik perhatian anak,
2.
Dialog yang membatu menanamkan rasa percaya diri
anak,
Kali ini akan diberikan contoh dialog yang membuat anak
merasakan cinta dan kasih sayang. Kejadian seperti ini mungkin sering terjadi
di sekolah, namun komunikasi yang menyenangkan dan menenangkan akan memberikan
efek yang sangat berbeda bagi siswa.
Berikut ini contoh ketika siswa jatuh saat bermain dan
meminta pertolongan guru kelas;
Siswa: Ibuuuu… sakit
Guru: Oh, Ani sakit?
Siswa: Iya bu, Ani
tadi jatuh waktu main bola.
Guru: Ibu bisa bantu
apa supaya sakit Ani hilang?
Siswa: Diobati bu, Ani
sakit.
Guru: Baiklah, Ibu
merasakan kalau Ani sakit, Ibu obati Ani ya.
Siswa: Iya bu.
Guru: Karena Ibu sayang
Ani, Ibu obati luka Ani supaya lekas sembuh ya
Siswa: Iya bu, terima
kasih. Ani juga sayang Bu Guru.
Komunikasi dengan cara yang benar dari guru dapat menjadi
obat yang mujarab bagi siswa. Bisa jadi rasa sakitnya akan hilang dengan
segera. Komunikasi dengan cara dialog ini yang selalu kami coba terapkan di
Sekolah Alam Cikeas, kami berharap siswa senang, dekat dengan guru dan selalu
semangat ke sekolah. Rasa cinta dimulai dari komunikasi yang tepat, itulah
sebabnya hati anak-anak yang tulus akan mudah mencintai ketika orang-orang
disekelilingnya juga mencintainya. (MG)

