-
Cara berkomunikasi orangtua terhadap anak adalah
pondasi awal dalam membangun pola pengasuhan di keluarga.
-
Yang siap menjadi orangtua pastinya mengetahui
dan mengerti tahapan perkembangan anak dan cara otak bekerja pada individu. Hal
ini akan berpengaruh pada kepribadian anak.
-
10 Kekeliruan komunikasi orangtua yang biasanya
dilakukan:
1.
Bicara tergesa-gesa
2.
Tidak kenal diri sendiri
3.
Lupa, bahwa setiap individu itu UNIK
4.
Perbedaan: Needs & Wants (Kebutuhan & Kemauan)
5.
Tidak membaca bahasa tubuh
6.
Tidak mendengar perasaan
7.
Kurang mendengar aktif
8.
Menggunakan 12 Gaya Populer
-
12 Gaya Populer saat berkomunikasi yakni;
a.
Memerintah
b.
Menyalahkan
c.
Meremehkan
d.
Membandingkan
e.
Mencap/ label
f.
Mengancam
g.
Menasehati
h.
Membohongi
i.
Menghibur
j.
Mengkritik
k.
Menyindir
l.
Menganalisa
9.
Tidak memisahkan masalah siapa
10.
Menyampaikan pesan kamu
-
Langkah meningkatkan komunikasi:
1.
Baca bahasa tubuh, sebab bahasa tubuh
menyampaikan pesan 55%, suara 38%, kata-kata 7%.
2.
Dengarkan perasaan
3.
Mendengar aktif
4.
Hindari 12 gaya popular
5.
Tentukan masalah siapa; biarkan anak berfikir,
memilih dan memutuskan
6.
Bicara lebih perlahan
7.
Kenali diri sendiri dan lawan bicara
8.
Ingat: setiap individu UNIK
Bedakan cara berkomunikasi dengan anak laki-laki dan perempuan. Berbicara
dengan anak laki-laki simple dan tidak berpanjang kata. Anak perempuan bisa
berpanjang kata dan diawali dengan pujian (contoh: anak mama yang cantik,
setelah makan cuci piringnya ya)
9.
Pahami perbedaan antara Kebutuhan dan Kemauan
10.
Sampaikan pesan saya; Saya merasa……..kalau
kamu……karena….
-
Kuncinya, tanamkan dari dalam diri bahwa mulai
saat ini saya akan BERUBAH
-
Kesimpulan:
Mendidik anak dengan baik sesuai kaidah
otak dan tahapan perkembangan;
Mendidik anak dengan benar sesuai kaidah
Agama (Al-Quran: Muslim);
Mendiidik anak dengan menyenangkan
menggunakan komunikasi yang efektif.
-
Ayah Bunda mari kita berubah dan praktekkan cara
berkomunikasi yang baik dengan lawan bicara kita mulai saat ini.