Contact Form

 

Proses pertumbuhan tanaman



Menyenangkan itu salah satunya adalah ketika kita bisa memenuhi rasa keingintahuan kita dengan jawaban-jawaban yang diperoleh dari proses yang unik. TKA Cut Meutia yang selalu diwarnai dengan pertanyaan “Mengapa begini? Mengapa Begitu?”, sekarang sedang penasaran “Dari mana tanaman berasal? Bagaimana tanaman bisa tumbuh?”. Yuk kita praktik langsung!
Untuk menanam kangkung hidroponik, kita siapkan baskom, sabut nylon dan keranjang plastik berlubang. Tempatkan keranjang plastik ke dalam baskom, lalu letakkan sabut nylon di dalam keranjang plastik. Setelah itu, kita sebarkan biji kangkung dan siram dengan air sampai sabut nylon agak basah. Biji kangkungnya jangan sampai terendam ya!

Selain dari biji, kita bisa juga lho menanam potongan bagian tanaman. Biasanya cara ini disebut “Re-grow Plant”, yang maksudnya menumbuhkan kembali bagian tanaman. Kita siapkan wadah nampan yang lebar dan sabut nylon. Kemudian letakkan bawang putih utuh, potongan pangkal wortel, lobak, dan sawi putih. Diatur jaraknya supaya tidak berdesakan ya! Setelah itu siram sabut nylon sampai permukaan. Menyiramnya hati-hati jangan sampai terkena potongan sayurannya, karena bisa busuk kalau terlalu basah. 

Teman-teman di TKA Cut Meutia senang sekali menanam dengan cara seperti ini. Ini merupakan hal baru yang sangat menarik bagi mereka. Setiap seminggu sekali tanaman disiram dengan pupuk cair khusus tanaman hidroponik. Mereka antusias sekali saat melihat tunas-tunas mulai tumbuh dari bawang putih dan pangkal lobak, wortel, dan sawi mulai hijau subur. Setiap pagi TKA Cut Meutia menyiram tanamannya bergiliran dan menggeser wadah tanam nya agar selalu terkena sinar matahari. 


Total comment

Author

Unknown


Kebetulan cuaca pagi ini cukup cerah, tetapi tidak terlalu terik untuk sedikit berjemur menikmati pagi. Sekitar pukul setengah sembilan, Bu Ita dan Bu Menur megajak anak-anak untuk mengambil sebuah rubber square dan berbaris rapi menuju suatu tempat. Fasilitator sengaja tidak memberi tahu kemana mereka akan pergi agar lebih seru. Saat melewati jam matahari, Bu Menur sengaja jalan memutar dua kali (agar anak-anak makin penasaran) baru kemudian berbelok ke arah playground.

Sampai di playground, anak-anak diingatkan untuk menata sepatu mereka dengan rapi. Sejak awal semester dua, dimana mereka sudah mulai bisa meletakkan sepatu pada tempatnya, fasilitator selalu mengingatkan untuk meletakkan sepatu mereka secara rapi. Setelah semua tertata, anak-anak pun duduk melingkar beralaskan rubber square yang telah mereka bawa.Bu Ita pun memimpin open class dengan berdoa. Mungkin karena suasananya berbeda –yang pasti pemandangannya indah- anak-anak menjadi diam, lupa mengikuti doa, hehe..

Karena kami tidak ingin mengganggu kelas TK B dan SD 1 yang sedang belajar, maka rutinitas bernyanyi sambil bergerak mengikuti lagu setiap pagi kami kurangi menjadi bernyanyi “hello good morning” saja. Itupun sambil duduk, kecuali saat menjawab “just fine” anak-anak diperbolehkan melompat.
Setelah open class, saatnya Bu Menur bercerita tentang The Ant and The Grasshopper. Tepat sebelum cerita dimulai, terdengar suara jangkrik dan tonggeret. Bu Ita pun meminta anak-anak untuk mendengarkan bunyinya, dan menjelaskan bahwa suara tersebut berasal dari tonggeret dan jangkrik, yang masih bersaudara dengan belalang. Anak-anak pun memiliki bayangan yang lebih pasti tentang hewan yang sedang diceritakan.
Setelah mendengarkan cerita tentang belalang yang malas mengumpulkan makanan dan seekor semut yang berbagi makanan dengan belalang yang lapar, kelas PG Adam Malik pun kembali ke kelas. Radit sempat meminta untuk bermain di playground, tetapi permintaan tersebut terpaksa ditolak karena kegiatan selanjutnya adalah menonton film On The Farm di kelas, sesuai dengan tema baru semester ini. 

Alhamdulillah, Radit dan teman-teman mau mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
Saat berjalan pulang ke kelas, tanpa diduga Cavin berjalan mengitari jam matahari dua kali putaran, seperti saat berangkat. Ternyata, mereka memperhatikan hal-hal detil juga ya.  So proud of you Kids!”




Total comment

Author

Unknown


Hari ini anak – anak terlihat sangat antusias dalam mengikuti aktivitas kelasnya, kali ini kami belajar mencetak berbagai macam bentuk dengan menggunakan buah semangka. Selain dapat dikonsumsi , buah semangka mempunyai tekstur yang lembut sehingga mudah untuk dipotong atau dicetak. Anak – anak satu persatu mencoba mencetak buah semangka sesuai yang mereka suka, ada yang bentuk mobil, bintang, lingkaran, boneka dan lain – lain. Setelah mereka selesai mencetaknya, merekapun memakan buah tersebut. Dengan berbagai macam bentuk cetakan yang lucu – lucu ternyata anak – anak menjadi semakin suka dan mau memakan buah semangka, yang tadinya ada yang tidak suka buah menjadi mau mencoba memakan buah dan menyukai buah.

Sesuai dengan tema saat ini yaitu “Tutty Fruity”, siswa dikenalkan dengan aneka jenis buah-buahan yang menyehatkan. Dengan kegiatan tersebut anak-anak jadi semakin suka sama buah-buahan sekaligus melatih motorik halus mereka. 

Teruslah hidup sehat dengan berolah raga, istirahat yang cukup, perbanyak mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan!




Total comment

Author

Unknown


Mengenalkan transaksi jual-beli sederhana sejak dini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya dengan mengajak putra-putri kita berbelanja kebutuhan sehari-hari, mencontohkan cara transaksi, ataupun bermain “mini market” bersama keluarga. Seperti yang dilakukan TKA Cut Meutia dan Fatmawati pada hari Rabu 17 Februari 2016, Market Day bertema Mini Garden Market dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan transaksi jual beli dengan menggunakan simbol,  melatih motorik kasar dan halus, mengasah kreatifitas, dan melatih kemampuan komunikasi dua arah. 

Kegiatan ini dipersiapkan oleh siswa-siswi, fasilitator, dan dibantu oleh orangtua siswa TKA Cut Meutia dan Fatmawati. Mini Garden Market ini menjual paket eskrim pelangi dalam pot dengan pilihan roti isi daging atau keju sebagai makanan pendamping.

Persiapan diawali dengan promosi. Siswa/i TKA membuat poster dengan warna-warni yang menarik, untuk kemudian digunakan untuk promosi di kelas-kelas PG sampai dengan SD2. Siswa/i TKA menyampaikan kepada teman-teman di kelas PG-SD2 tentang kapan dan dimana Market Day akan diadakan, apa saja menu yang dijual, dan berapa uang yang harus dibawakan. 



Pada hari pelaksanaan Market Day, Siswa/i TKA dibagi tugas, ada yang bertugas di bagian kasir, greeter, menjadi koki, dan polisi kebersihan. Mereka bersemangat dan antusias melaksanakan tugas mereka masing-masing. Greeter dengan semangat menyambut para tamu dan petugas kasir sigap menukarkan uang dengan token berupa tutup botol berwarna merah untuk PaketA (es krim dan roti isi daging) dan tutup botol berwarna biru untuk PaketB (es krim dan roti isi keju). Para koki sudah siap meracik es krim dan roti isi untuk dinikmati pembeli. Jangan lupa makan dan minumnya sambil duduk ya!





Alhamdulillah kegiatan Market Day dilaksanakan dengan lancer dan penuh semangat. Semoga teman-teman TKA mendapatkan pengAlaman berharga dari kegiatan ini. TKA HEBAT!!!!


Total comment

Author

Unknown


Apa yang akan terjadi bila anak-anak di kelas TK B semua berubah menjadi tokoh binatang dalam sebuah cerita fabel? Pasti akan seru sekali !
Itulah yang terjadi pada market day TK B Rasuna Said dan Sultan Agung pada bulan Februari tanggal 11 dan 12 tahun 2016. TK B mengadakan pertunjukkan teater yang menampilkan cerita binatang, yang mau nonton harus membayar tiket masuk  sebesar RP.10.000 tapi mereka tidak hanya dapat menonton pertunjukkan kami tapi mereka juga mendapat biskuit dan susu yang enak untuk dinikmati saat menonton pertunjukkan kami.
Ceritanya juga seru loh, ada dua judul yang dipertontonkan. Yang pertama tampil adalah dari TK B Sultan Agung pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2016 dengan judul drama “ Rambut Baru Singa” yang menceritakan tentang seekor singa yang merasa bosan dengan penampilannya yang biasa akhirnya ia mencoba berbagai macam model rambut namun tak ada satupun yang cocok dengannya, pada akhirnya sang singapun kembali memilih surainya yang lama karena itu lebih cocok baginya.
Pada hari selanjutnya yaitu Rabu, 12 Februari 2016 adalah TK B Rasuna Said yang menampilkan drama berjudul “ Gogo dan Kawanan Semut”. Menceritakan tentang seekor anak gorila yang merasa sombong akan tubuhnya yang besar dan merasa dirinya paling kuat sehingga ia meremehkan temn-temannya yang lebih kecil seperti semut, padahal semut kecil tersebut aadalah hewan yang menyelamatkannya dari ancaman si harimau buas.
Kedua penampilan kami sukses dan bisa menghibur para penonton yang didalamnya juga ada ayah, bunda bahkan keluarga besar dari masing-masing siswa. Walaupun pada saat TK B Rasuna Said tampil sebenarnya pemeran utama kami sempat demam tapi pada hari H alhamdulillah dapat tampil dengan baik dan maksimal.
Seru sekali loh kegiatannya mulai dari menjual tiket sampai memerankan tokoh-tokoh yang disebutkan tadi. Poster dan promosi kami lakukan sendiri ke kelas PG sampai dengan SD 3. Semua bertujuan agar kami belajar menjadi seorang enterpreneurship di masa depan dan mengetahui dan juga menghargai suatu proses terjadinya atau terbentuknya sebuah produk atau dalam hal ini sebuah pementasan. Semoga dengan adanya market day ini dapat membantu kami dalam mengembangkan minat dan bakat kami. Amin.
Sampai bertemu di projek kelas selanjutnya ya teman-teman.   




Total comment

Author

Unknown