Menyenangkan itu salah
satunya adalah ketika kita bisa memenuhi rasa keingintahuan kita dengan
jawaban-jawaban yang diperoleh dari proses yang unik. TKA Cut Meutia yang
selalu diwarnai dengan pertanyaan “Mengapa begini? Mengapa Begitu?”, sekarang
sedang penasaran “Dari mana tanaman berasal? Bagaimana tanaman bisa tumbuh?”.
Yuk kita praktik langsung!
Untuk menanam kangkung
hidroponik, kita siapkan baskom, sabut nylon dan keranjang plastik berlubang.
Tempatkan keranjang plastik ke dalam baskom, lalu letakkan sabut nylon di dalam
keranjang plastik. Setelah itu, kita sebarkan biji kangkung dan siram dengan
air sampai sabut nylon agak basah. Biji kangkungnya jangan sampai terendam ya!
Selain dari biji, kita
bisa juga lho menanam potongan bagian tanaman. Biasanya cara ini disebut
“Re-grow Plant”, yang maksudnya menumbuhkan kembali bagian tanaman. Kita
siapkan wadah nampan yang lebar dan sabut nylon. Kemudian letakkan bawang putih
utuh, potongan pangkal wortel, lobak, dan sawi putih. Diatur jaraknya supaya
tidak berdesakan ya! Setelah itu siram sabut nylon sampai permukaan.
Menyiramnya hati-hati jangan sampai terkena potongan sayurannya, karena bisa
busuk kalau terlalu basah.
Teman-teman di TKA Cut
Meutia senang sekali menanam dengan cara seperti ini. Ini merupakan hal baru
yang sangat menarik bagi mereka. Setiap seminggu sekali tanaman disiram dengan
pupuk cair khusus tanaman hidroponik. Mereka antusias sekali saat melihat
tunas-tunas mulai tumbuh dari bawang putih dan pangkal lobak, wortel, dan sawi
mulai hijau subur. Setiap pagi TKA Cut Meutia menyiram tanamannya bergiliran
dan menggeser wadah tanam nya agar selalu terkena sinar matahari.


















