Sekolah Alam Cikeas menyimpan banyak sekali
keanekaragaman hayati, salah satu diantaranya ada ular yang merupakan bagian
dari rantai kehidupan alam semesta. Kondisi alam yang rimbun dengan berbagai
pepohonan dan belukar, menjadi area yang perlu diwaspadai sebagai tempat
tinggal ular.
Pada dasarnya ular takut dengan manusia,
upaya yang ia lakukan seperti menyerang atau menggigit lawan merupakan bagian
dari pertahanan dirinya.
Hari ini siswa Sekolah Alam Cikeas mendapat
informasi berharga dari kakak-kakak komunitas pecinta reptil ASPERA. Mereka
belajar tentang ciri-ciri reptil, amphibi, dan perbedaannya. Lalu jenis-jenis
ular berbisa dan tidak berbisa, juga cara membedakannya. Ternyata, ular berbisa
ada yang menyerang syaraf dan ada yang menyerang darah.
Mereka juga diberitahukan tentang mitos-mitos
seputar ular, seperti ular takut garam, dan lain-lain. Dari aktifitas ini para
siswa tahu, bahwasannya ular tidak suka dengan bau menyengat dan akan
menjauhinya, seperti bau parfum dan karbol.
Cara yang dilakukan saat ada yang tergigit
ular juga diajarkan, yakni dengan membalut area yang dekat dengan tempat
gigitan. Informasi berharga ini sangat menarik bagi anak-anak, karena merupakan
bagian dari life skill mereka untuk survival di alam.
Setelah penjelasan kakak-kakak komunitas
ASPERA, ada sesi tanya jawab. Anak-anak semangat sekali dan bertanya hingga
puas. Kemudian giliran kakak ASPERA yang bertanya kepada mereka. Mereka pun
antusias menjawab pertanyaan kakak-kakak ASPERA, sebab hadiahnya anak-anak
boleh berfoto dengan ular, iguana, biawak dan juga kura-kura yang dibawa oleh
ASPERA.
Sungguh pengALAMan berharga dan sangat
menyenangkan hari ini. Bagi anak-anak Sekolah Alam Cikeas yang ingin tahu lebih
lanjut tentang reptil terutama tentang ular, mereka bisa bergabung di komunitas
ASPERA. Menyenangkan sekali ya!