Contact Form

 

MENCINTAI INDONESIA MELALUI PENGENALAN BIODIVERSITY-NYA



Indonesia negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, sudah sepatutnya generasi yang hidup di negara ini mengetahui kekayaan yang dimiliki negerinya. Dengan mengetahui apa saja biodiversity negaranya anak-anak akan semakin bangga dan mencintai negerinya. Rasa cinta yang dipupuk sejak dini itu akan menimbulkan keinginan untuk menjaga dan melestarikannya. Anak-anak adalah investasi masa depan, merekalah yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa ini. Anak-anak yang saat ini dididik dengan cara yang tepat untuk cinta kepada negaranya diharapkan menjadi pemimpin yang selalu menjaga keutuhan negaranya di masa depan. 

Sesuai konsep Sekolah Alam Cikeas yang mengacu pada penciptaan manusia di bumi sebagai khalifah fil ardh, kami mengintegrasikan nilai cinta tanah air dengan pembelajaran di kelas. Di setiap level kelasnya siswa membuat projek tentang keanekaragaman hayati. Projek yang mereka lakukan ditampilkan dalam museum saat Open House Sekolah Alam Cikeas. 




Siswa PG-TK belajar tentang keanekaragaman tumbuhan di Indonesia. Mulai dari baunya, seperti pandan dan zodia. Anak-anak PG menyentuh daunnya dan mencium baunya. Mereka juga mengenal kata dari nama tanaman tersebut. Di TK A siswa mengenal bentuk-bentuk daun dan ukurannya, seperti daun berbentuk lingkaran, panjang, love, lonjong, dan lain-lain. Siswa juga membedakan daun berukuran besar dan kecil. TK B mengenal media tanam menggunakan terarium dan membuatnya. Siswa PG-TK juga mengenal huruf dan kata dari nama-nama tanaman. 




Siswa SD belajar tentang hewan peliharaan, seperti ikan mas, cupang, iguana, kucing, hamster, kura-kura, ayam, bebek hingga lobster. Selain belajar tentang macam-macam hewan, mereka bisa bereksperimen tentang makanan yang disukai hewan, mengobservasi cara hidupnya serta belajar tanggung jawab, kepedulian dengan bergantian memberi makan hewan peliharaannya di kelas.




Siswa SMP belajar melalui kegiatan PBL (Project based learning) dimana materi akademis di SMP diintegrasikan dalam sebuah kegiatan yang hasil akhirnya adalah siswa membuat karya ilmiah. Pada tingkat lokal mereka melakukan proyek ke Pulau Tidung dan Pulau Rambut. Di tingkat nasional melakukan PBL ke TNBT Riau. Sebagai wawasan internasional siswa SMP diajak mengenal proses pengelolaan sampah di Jepang serta biodiversity yang mereka miliki. Diharapkan siswa bisa merasakan langsung kondisi di negara lain, terutama Jepang. Dengan sumber daya yang terbatas negara tersebut mampu menjadi negara maju. Para siswa mengambil kesimpulan sendiri dari perjalanannya itu, dan hal ini akan memantik mereka untuk melakukan sesuatu yang bermakna di Indonesia agar negara ini  dapat lebih maju nantinya. Mengukuhkan pada mereka, bahwa kelak merekalah yang akan memimpin dan mengubah negara ini menjadi semakin baik.






Inilah bentuk pembelajaran di Sekolah Alam Cikeas, cinta tanah air tidak diartikan sebatas menjalani upacara atau menyanyikan lagu kebangsaan, tapi ditambah dengan kegiatan mengenali kondisi bangsa dan membuka wawasan dunia pada anak-anak sejak dini.

Total comment

Author

Unknown

0   komentar

Cancel Reply